grilleonesixteen.com – Penampilan Putri Kusuma Wardani di BWF World Tour Super 500 Hylo Open 2025 mendapatkan perhatian dari Kepala Pelatih Tunggal Putri Utama PBSI, Imam Tohari. Meskipun Putri berhasil mencapai final di Saarbrücken, Jerman, ia harus mengakui kekalahan dari atlet Denmark, Mia Blichfeldt, dengan skor 11-21, 21-7, dan 12-21.
Imam Tohari menilai bahwa ada perkembangan positif dalam aspek teknik, fisik, dan strategi bermain Putri selama tahun ini, meskipun masih terdapat tantangan dalam hal konsistensi performa. Ia menjelaskan bahwa pengalaman tampil di partai puncak merupakan momentum penting bagi Putri untuk mengasah mental dalam menghadapi tekanan di level tinggi.
Dalam pertandingan final, Imam mengamati bahwa fokus Putri sempat terganggu, yang berujung pada meningkatnya kesalahan sendiri saat bertanding. “Kesempatan juara sebenarnya cukup terbuka, mengingat rekor pertemuan sebelumnya seimbang. Namun, tekanan di final jelas memberikan beban lebih pada semua pemain,” ujarnya.
Meskipun belum berhasil membawa pulang gelar, posisi runner-up di turnamen Super 500 menunjukkan bahwa Putri berada dalam jalur perkembangan yang baik. Imam menegaskan perlunya peningkatan pada berbagai aspek sebelum menghadapi turnamen berikutnya, terutama variasi smash, kecepatan, dan daya pukul.
“Fokus di lapangan juga akan menjadi prioritas utama dalam persiapan ini,” tegas Imam. Dengan persiapan yang matang, diharapkan Putri dapat menunjukkan performa yang lebih baik di turnamen mendatang.