grilleonesixteen.com – Komjen Pol Suyudi Ario Seto, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, baru-baru ini mendapatkan perhatian publik setelah sukses dalam mengungkap jaringan narkotika internasional. Dalam operasi ini, BNN berhasil menangkap satu ton sabu yang dikendalikan oleh Dewi Astutik alias PA di Sihanoukville, Kamboja. Nilai total barang haram tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp5 triliun.
Pengungkapan ini melibatkan jaringan kriminal lintas negara yang termasuk dalam daftar buronan Interpol. Melalui operasi ini, Suyudi menegaskan pentingnya tindakan tegas dalam memberantas peredaran narkotika demi melindungi masyarakat. “Penangkapan 2 ton sabu tersebut berhasil menyelamatkan sekitar 8 juta jiwa dari bahaya narkotika,” ungkapnya dalam konferensi pers di Jakarta.
Komjen Suyudi lahir di Pandeglang pada 14 Juli 1973. Ia merupakan alumni Akademi Kepolisian angkatan 1994 dan telah menempuh pendidikan lanjutan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian serta mengikuti pelatihan Sespimti Polri. Sebelum menjabat di BNN, Suyudi memiliki rekam jejak yang panjang di Polri, termasuk berbagai posisi strategis di Polda Metro Jaya.
Ia dilantik sebagai Kepala BNN pada 25 Agustus 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto, berdasarkan Keputusan Presiden tentang pengangkatan pejabat pimpinan tinggi. Keberhasilannya dalam menangkap Dewi Astutik menjadi salah satu bukti nyata kepemimpinannya dalam membongkar kasus narkotika berskala internasional, menambah upaya nyata melindungi bangsa dari ancaman narkotika.