grilleonesixteen.com – Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakerkonas) Ke-34 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Bandung, Jawa Barat, pada 4-6 Agustus 2025, bertujuan untuk melakukan konsolidasi internal dan menyusun peta jalan program kerja dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang kian kompleks. Acara ini dihadiri oleh pelaku usaha dari seluruh Indonesia, serta sejumlah menteri yang siap berdialog dengan mereka.
Ketua Umum Apindo, Shinta W Kamdani, menyatakan bahwa Rakerkonas tidak hanya difokuskan pada evaluasi kinerja organisasi, tetapi juga sebagai forum untuk mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi industri, termasuk gejolak geopolitik, fluktuasi biaya energi, dan kebijakan perdagangan internasional. Masalah-masalah ini, lanjut Shinta, telah berdampak negatif terhadap sektor-sektor padat karya seperti tekstil dan makanan olahan yang sebelumnya menjadi pilar utama penciptaan lapangan kerja.
Dalam kesempatan ini, Shinta juga menekankan pentingnya penyederhanaan regulasi dan perizinan yang akan mendukung iklim usaha yang lebih baik. Selain itu, Apindo berkomitmen untuk memperkuat hubungan industrial yang harmonis melalui kerjasama antara pengusaha, pekerja, dan pemerintah. Pembicaraan di Rakerkonas juga akan menekankan investasi pada sumber daya manusia, dengan fokus pada pelatihan vokasi dan kebutuhan industri masa depan.
Acara ini berlangsung bersamaan dengan Apindo Expo & UMKM Fair 2025, yang menampilkan pameran produk unggulan dari UMKM serta diskusi mengenai berbagai topik strategis terkait pengembangan UMKM. Dengan mengusung tema “Indonesia Incorporated” dan Visi 2045, Apindo berharap dapat menggerakkan sinergi kolektif semua stakeholder demi mencapai tujuan pembangunan ekonomi yang lebih inklusif dan berdaya saing global.