grilleonesixteen.com – Kepolisian Resor (Polres) Gayo Lues di Provinsi Aceh membangun empat jembatan gantung untuk meningkatkan akses masyarakat di daerah yang terkena dampak bencana hidrometeorologi. Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, mengungkapkan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan upaya untuk mempercepat pemulihan akses dan aktivitas warga yang selama ini terhambat akibat kerusakan jembatan penghubung antar desa.
Keempat jembatan gantung tersebut dibangun di Kecamatan Putri Betung, dengan lokasi di Desa Pungke Jaya, Desa Jeret Onom, Desa Gumpang Lempuh, dan Desa Ramung Toa. Kapolres menjelaskan bahwa pembangunan ini merespons kebutuhan mendesak masyarakat, khususnya untuk mendukung mobilitas sosial serta aktivitas pertanian dan perkebunan pascabencana.
Jembatan gantung tersebut berfungsi sebagai penghubung antara perkampungan dengan kebun dan pasar, membantu masyarakat dalam membawa hasil pertanian mereka. Proses pembangunan di Desa Pungke Jaya melibatkan puluhan personel Polres Gayo Lues dan masyarakat setempat, menggantikan jembatan yang hancur akibat banjir bandang. Hal yang sama juga dilakukan di Desa Jeret Onom, sedangkan di Desa Gumpang Lempuh melibatkan personel gabungan dari Polres dan Brimob Polda Sumatera Selatan. Jembatan di Desa Ramung Toa akan segera dibangun dalam waktu dekat.
Warga Desa Jeret Onom, Ali Hanafiah, menegaskan bahwa kehadiran jembatan tersebut sangat membantu mereka. Ia mengindikasikan bahwa dengan adanya jembatan gantung, masyarakat dapat kembali melakukan aktivitas berkebun dan membawa hasil bumi mereka ke pasar, sehingga perekonomian setempat dapat pulih lebih cepat pascabencana.