grilleonesixteen.com – Kasus pembunuhan Alvaro Kiano Nugroho (6) kembali memicu perhatian, setelah pihak kepolisian mengungkap tidak adanya tanda kekerasan pada pelaku pembunuhan, Alex Iskandar. Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) RS Polri Kramat Jati menyatakan hasil pemeriksaan menunjukkan hanya ada luka lecet di leher yang diduga akibat gantung diri.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengajukan usulan autopsi kepada keluarga, namun permohonan tersebut belum dipenuhi. Proses ini dihormati oleh pihak kepolisian, mengingat situasi duka yang dialami keluarga.
Peristiwa tragis ini berlangsung pada Minggu (23/11) pagi, saat Alvaro meminta untuk mengganti celananya yang kotor setelah izin ke toilet. Teman Alvaro yang bernama G, menemukan dia sudah tidak bernyawa dengan cara gantung diri. Dari penuturan Budi, pelaku diduga memiliki motif emosional dan rasa cemburu terhadap istrinya, yang mendorong tindakan nekat ini.
Pihak berwajib telah menyelidiki motif di balik tindakan pembunuhan ini, yang berakar dari rasa cemburu dan niat balas dendam. Penyidik juga menegaskan bahwa kasus ini memerlukan perhatian lebih lanjut untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.
Kepolisian masih mendalami penyebab pasti dari kematian Alvaro serta keterlibatan pelaku secara mendalam, untuk menegakkan keadilan dalam kasus ini. Hingga saat ini, proses penyidikan masih berlangsung dan publik menunggu perkembangan terbaru dari pihak berwajib.