grilleonesixteen.com – Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, mengunjungi Kabupaten Fakfak, Papua Barat, pada Selasa malam. Kunjungan ini bertujuan untuk mengoordinasikan pemulangan jenazah Anggit Bima Wicaksana, seorang mahasiswa IPB yang terlibat dalam Program Tim Ekspedisi Patriot (TEP). Anggit meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas saat menjalankan tugas evaluasi di kawasan transmigrasi di Bomberey, Kabupaten Fakfak.
Menteri Iftitah menjelaskan bahwa kehadirannya di Fakfak merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menghormati pengabdian para mahasiswa yang berperan penting dalam pembangunan wilayah transmigrasi. “Saya datang untuk memastikan negara hadir sepenuhnya. Almarhum Anggit adalah patriot muda yang gugur dalam tugas,” ujar Iftitah.
Rencana pemulangan jenazah Anggit adalah menggunakan pesawat khusus dari Fakfak menuju Jakarta. Diperkirakan jenazah akan tiba di Bandara Halim Perdanakusuma pada Rabu, 22 Oktober. Setibanya di Jakarta, Iftitah akan mendampingi keluarga dalam prosesi penyerahan jenazah sebagai bentuk penghormatan dan tanggung jawab pemerintah.
Dalam pernyataannya, Iftitah juga menekankan pentingnya pendampingan bagi keluarga Anggit demi memastikan proses pemulangan berjalan lancar. Keluarga Almarhum diharapkan mendapatkan dukungan penuh dalam menghadapi situasi sulit ini. Kegiatan ini menunjukkan betapa pemerintah berupaya memperlihatkan empati kepada mereka yang mengabdi untuk masyarakat, terutama dalam pembangunan transmigrasi di daerah-daerah terpencil.