grilleonesixteen.com – Indonesia terus melakukan koordinasi dengan negara-negara sekitar Palestina, khususnya Yordania, terkait rencana pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza. Menteri Luar Negeri, Sugiono, mengungkapkan bahwa upaya tersebut dilakukan dalam rangka menciptakan solusi diplomatik dan teknis yang efektif.
Pernyataan tersebut disampaikan Sugiono setelah pertemuan bilateral dengan Raja Yordania, Abdullah II ibn Al Hussein, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat. Sugiono menekankan pentingnya keterlibatan Yordania melalui kelompok yang dikenal sebagai “group of New York” dalam pengambilan keputusan terkait misi perdamaian ini. “Kita akan terus melakukan koordinasi untuk memastikan langkah-langkah yang diambil sejalan dengan kebutuhan di lapangan,” ujarnya.
Selain isu perdamaian, Sugiono juga menyoroti bahwa kunjungan Raja Abdullah II memiliki makna strategis bagi hubungan bilateral kedua negara. Ia menjelaskan bahwa kedekatan antara Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, dan Raja Abdullah II lebih dari sekadar hubungan diplomatik, melainkan juga bersifat pribadi, dengan keduanya memiliki latar belakang persahabatan yang erat.
Rencananya, pertemuan bilateral ini juga akan membahas kerja sama di berbagai sektor, termasuk ekonomi dan pertahanan. Raja Abdullah II dijadwalkan mengunjungi Danantara Indonesia untuk mendalami kerja sama mengenai komoditas fosfat. Selain itu, kerjasama pelatihan militer antara Indonesia dan Yordania juga akan ditingkatkan, sebagai langkah untuk memperkuat hubungan kedua negara.
Penguatan hubungan ini diharapkan dapat menciptakan stabilitas di kawasan, terutama dalam konteks situasi yang sedang berlangsung di Timur Tengah.