grilleonesixteen.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama dengan berbagai pihak dari ekosistem digital nasional melaksanakan penyaluran bantuan kemanusiaan serta meninjau pemulihan jaringan telekomunikasi di Aceh Tamiang, Aceh, pada hari Minggu. Kegiatan ini merupakan bentuk kerjasama antara pemerintah dan sektor swasta untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak banjir.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyampaikan bahwa kehadiran mereka tidak hanya untuk kunjungan kerja, tetapi juga untuk mendampingi proses pemulihan pascabencana. Menurutnya, kolaborasi dalam menangani krisis ini penting agar masyarakat dapat kembali menata kehidupannya secara lebih baik.
Dalam pernyataannya, Meutya juga menegaskan pentingnya pemulihan akses telekomunikasi, yang di Aceh telah mencapai lebih dari 95 persen. Namun, masih terdapat tantangan di beberapa daerah, seperti Benar Meriah dan Gayo Lues, di mana pemulihan masih berkisar antara 60 hingga 80 persen, tergantung pada pasokan listrik.
Bantuan yang disalurkan meliputi 118 tangki air bersih, obat-obatan, pakaian, perlengkapan ibadah, tenda, serta alat berat untuk membersihkan lokasi terdampak. Dalam kegiatan tersebut, dihadiri juga perwakilan dari perusahaan telekomunikasi dan lembaga penyiaran, yang menunjukkan solidaritas dalam penanganan bencana.
Kemkomdigi berkomitmen untuk terus mendukung proses pemulihan konektivitas hingga situasi kembali normal. Meutya berharap bantuan yang diberikan bisa meringankan beban masyarakat Aceh dan membantu menumbuhkan rasa aman pascabencana.