grilleonesixteen.com – Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) telah melaksanakan kunjungan ke sejumlah lokasi di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, untuk memastikan pemenuhan dan pelayanan aspek HAM kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang. Kunjungan ini dilakukan sebagai respons terhadap bencana yang juga melanda dua provinsi lainnya di Pulau Sumatera, yakni Aceh dan Sumatera Utara.
Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Instrumen dan Penguatan HAM, Kementerian HAM, Harmiayati, menegaskan pentingnya perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang terkena dampak. Dalam sambutannya, ia menyatakan, “Kita sangat peduli dengan kejadian yang menimpa masyarakat. Ini merupakan pengejawantahan dari pelaksanaan tugas kami di Kementerian HAM.”
Pada kesempatan tersebut, Harmiayati dan rombongan memberikan bantuan kepada penyintas banjir di kawasan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah. Bantuan tersebut mencakup kebutuhan sehari-hari serta peralatan kebersihan yang sangat diperlukan oleh korban.
Harmiayati menekankan bahwa pemenuhan HAM, termasuk perlindungan hidup bagi penyintas, merupakan tanggung jawab negara. Menurutnya, hak hidup merupakan hak tertinggi yang perlu diperhatikan dalam situasi darurat seperti ini. “Kami berharap upaya ini bisa membantu mengurangi penderitaan saudara-saudara yang ada di ketiga daerah ini,” ujarnya.
Kementerian HAM berkomitmen untuk terus hadir dan memastikan bahwa setiap aspek pemenuhan hak asasi manusia dapat tercapai bagi masyarakat yang terdampak oleh bencana. Kunjungan ini menunjukkan dedikasi pemerintah dalam menjawab kebutuhan mendesak di lapangan.