grilleonesixteen.com – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) telah mengajak pelaku perjalanan wisata untuk turut mempromosikan tiga minat wisata khusus kepada wisatawan. Ajakan ini disampaikan oleh I Gede Budiwijaya, Perwakilan Asisten Deputi Pemasaran Nusantara Kemenpar, dalam pameran perjalanan wisata yang diadakan oleh Alliance of the Indonesian Tour & Travel Agencies (AITTA) di Denpasar, Bali, pada hari Sabtu.
Gede Budi menjelaskan bahwa Kemenpar menargetkan agar pelaku wisata dapat mengintegrasikan tiga minat khusus ini ke dalam produk mereka. Tiga area fokus yang ditawarkan adalah wisata bahari, kuliner (gastronomy), dan kebugaran (wellness). “Kami ingin mempromosikan keunggulan produk wisata kita, terutama di bidang kelautan dan culinary,” ungkapnya.
Kemenpar berkomitmen untuk memastikan bahwa produk-produk wisata yang ditawarkan dapat meningkatkan daya tarik wisatawan. Dalam upaya ini, mereka menginginkan agar paket wisata yang tersedia tidak hanya menawarkan pengalaman makan, tetapi juga menyertakan cerita-cerita menarik di balik kuliner tersebut.
Dalam konteks kebugaran, Kemenpar mencatat perkembangan yang pesat dalam industri spa, yang semakin diminati oleh wisatawan. Gede Budi memberikan contoh potensi wisata di Kabupaten Buleleng, Bali Utara, dengan mengarahkan agen perjalanan untuk mengunjungi Pantai Lovina dan menikmati kuliner dari Desa Les.
Dengan upaya ini, Kemenpar berharap dapat mencapai target kunjungan sebanyak 14,6 juta wisatawan mancanegara dan 1,06 miliar perjalanan domestik pada tahun 2025. Keterlibatan aktif pelaku usaha pariwisata, terutama agen perjalanan, diharapkan dapat mendukung pencapaian tersebut serta mengangkat pariwisata Indonesia ke level yang lebih tinggi.