grilleonesixteen.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat sore ditutup menguat, mencatatkan kenaikan sebesar 40,02 poin atau 0,46 persen di posisi 8.660,50. Kenaikan ini terjadi di tengah sikap pelaku pasar yang menunggu Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pekan depan.
Menurut pengamat pasar modal, Reydi Octa, tekanan global mulai mereda setelah The Fed mengambil langkah pemangkasan suku bunga. Meskipun sebelumnya IHSG sempat mengalami penurunan karena investor telah mempertimbangkan hal ini, kini aliran dana asing mulai kembali masuk ke Bursa. Pelaku pasar juga mencermati keputusan suku bunga yang akan diambil oleh Bank Indonesia serta potensi momentum akhir tahun yang bisa berkontribusi pada fenomena window dressing.
Sejak dibuka, IHSG terus berada di zona positif hingga penutupan sesi perdagangan. Sektor-sektor yang menunjukkan penguatan mencakup sektor barang baku yang naik 5,58 persen, sektor energi 1,18 persen, dan sektor properti 1,05 persen. Namun, beberapa sektor mengalami penurunan, terutama sektor teknologi yang turun 1,75 persen.
Sebanyak 2.984.503 transaksi tercatat dalam perdagangan hari ini dengan volume perdagangan mencapai 52,12 miliar lembar saham, bernilai sekitar Rp29,84 triliun. Dari 800 saham yang diperdagangkan, 275 saham mengalami kenaikan, 377 saham menurun, dan 148 tidak bergerak.
Saham-saham utama yang mencatatkan penguatan signifikan termasuk CTTH, MITI, dan RLCO, sedangkan saham yang mengalami penurunan terbesar berupa KETR dan WIFI. Bursa saham regional Asia juga mengalami penguatan, dengan indeks-indeks utama di negara-negara lain turut menunjukkan tren positif.