grilleonesixteen.com – TNI Angkatan Udara akan menerima pengiriman tiga unit pesawat tempur Rafale produksi Prancis yang dijadwalkan tiba di Indonesia pada Februari 2026. Hal ini disampaikan oleh Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono dalam sebuah konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada hari Sabtu.
Marsekal Tonny menjelaskan bahwa pengiriman tersebut merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat armada pertahanan udara TNI AU, yang kini telah dilengkapi dengan berbagai tipe pesawat tempur, termasuk Sukhoi Su-30, F-16, dan lainnya. Selain tiga unit yang akan tiba pada awal tahun 2026, TNI AU juga dijadwalkan menerima tiga pesawat Rafale tambahan pada April 2026. Total pesanan Indonesia adalah 42 unit, dengan beberapa pengiriman telah direncanakan sesuai dengan kesepakatan kontrak dengan Dassault Aviation.
Dalam persiapannya, TNI AU telah mengembangkan infrastruktur perawatan dan melatih teknisi untuk memastikan pesawat-pesawat ini dapat beroperasi dengan optimal. Marsekal Tonny menekankan pentingnya kedatangan pesawat tepat waktu agar dapat segera digunakan oleh para penerbang tempur untuk menjaga kedaulatan udara Indonesia.
Kementerian Pertahanan RI juga telah menyatakan bahwa kontrak pengadaan pesawat tempur Rafale terbagi dalam beberapa tahap, dengan tahap pertama mencakup enam unit yang sudah efektif pada September 2022, dilanjutkan 18 unit yang efektif pada Agustus 2023. Proyek ini diyakini akan meningkatkan kemampuan pertahanan negara dan memperkuat posisi Indonesia di kawasan.