grilleonesixteen.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkomitmen untuk memperkuat keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dengan melengkapi sarana rantai dingin terintegrasi. Pengelolaan rantai dingin ini bertujuan untuk menjaga kualitas hasil tangkapan nelayan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka.
Plt. Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP, Machmud, menjelaskan bahwa fasilitas rantai dingin mencakup cold storage portabel, pabrik es, kendaraan berpendingin, dan cool box. Fasilitas ini berfungsi untuk menjaga mutu ikan dari pascapanen hingga ke konsumen, yang menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing produk perikanan.
Saat konferensi pers di Jakarta, Machmud menekankan bahwa pengelolaan pascapanen yang mengutamakan mutu dan kualitas dapat memberikan nilai tambah tinggi bagi produk perikanan. “Kami tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga melakukan bimbingan teknis agar pengelolaan rantai dingin berlangsung efisien dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Melalui bimbingan teknis yang dilakukan, diharapkan pengelola KNMP dapat meningkatkan kapabilitas pengelolaan rantai dingin, yang diyakini bisa menjadi pendorong ekonomi biru serta menguatkan ketahanan pangan nasional. Machmud menambahkan, keberhasilan rantai dingin tidak hanya bergantung pada infrastruktur, namun juga pada kualitas pengelolaan usaha.
Catur Sarwanto, Direktur Pemberdayaan Usaha Ditjen PDSPKP KKP, menambahkan bahwa pihaknya telah melaksanakan bimbingan teknis pengelolaan sarana rantai dingin. Kegiatan ini diikuti oleh 350 peserta yang berasal dari berbagai kalangan, termasuk pengurus koperasi dan kepala dinas di 65 lokasi KNMP.
KKP menargetkan pembangunan 65 KNMP dapat selesai pada Mei 2026, dengan 19 KNMP yang telah beroperasi saat ini.