grilleonesixteen.com – Pertandingan timnas Indonesia melawan Lebanon akan menjadi ajang simulasi penting menjelang putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Laga ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Senin, 8 September 2025, dan merupakan pertandingan kedua Indonesia pada bulan ini setelah kemenangan telak 6-0 atas Taiwan.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyatakan bahwa pertandingan melawan Lebanon, yang berasal dari Timur Tengah, akan mempersiapkan timnas Indonesia untuk menghadapi Arab Saudi dan Irak pada ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia. “Laga ini penting untuk memberi gambaran taktik sebelum pertandingan sesungguhnya,” ungkap Erick saat hadir di sesi latihan timnas di Stadion GBT.
Di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, Indonesia tergabung dalam Grup B bersama Arab Saudi dan Irak. Pertandingan pertama melawan Arab Saudi dijadwalkan pada 9 Oktober di King Abdullah Sport City, Jeddah, diikuti dengan pertandingan melawan Irak pada 12 Oktober. Hanya dua tim teratas dari setiap grup yang akan lolos ke Piala Dunia.
Pelatih timnas Indonesia, Patrick Kluivert, menyatakan bahwa ia kemungkinan akan mempertahankan formasi 4-2-3-1 yang sukses di laga sebelumnya. Dalam pertandingan melawan Taiwan, pemain belakang diisi oleh Rizky Ridho, Jordi Amat, Yakob Sayuri, dan Shayne Pattynama. Kluivert berkomitmen untuk menyempurnakan sistem yang ada dan berharap eksekusi di lapangan dapat ditingkatkan saat melawan Lebanon.
Laga ini diharapkan menjadi ujian penting bagi ‘Garuda’ untuk mengukir prestasi saat menghadapi tim-tim besar Asia pada bulan depan. Hasilnya akan sangat menentukan perjalanan Indonesia dalam kualifikasi ke Piala Dunia 2026.