grilleonesixteen.com – PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero), yang dikenal sebagai InJourney, sedang merencanakan untuk meningkatkan jumlah hotel yang dikelolanya dari 39 menjadi 106 pada tahun 2026. Rencana ini disampaikan oleh Direktur Utama InJourney, Maya Watono, dalam sebuah konferensi pers di Jakarta, Senin.
Maya menjelaskan bahwa saat ini proses konsolidasi sedang berlangsung dan masih dalam tahap pembicaraan dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, selaku pemegang saham. Meski detail mengenai alasan konsolidasi belum dapat diungkapkan, ia menekankan pentingnya menyesuaikan kegiatan bisnis dengan core business masing-masing entitas.
Menurut Maya, konsolidasi ini diharapkan dapat membantu perusahaan fokus pada model bisnis yang berkelanjutan dan fundamental. Keberhasilan ini dianggap sangat penting untuk membangun fondasi yang kuat bagi BUMN yang berada di bawah naungan InJourney, sehingga dapat bersaing secara global.
Dalam kesempatan tersebut, Maya juga mengumumkan rencana peluncuran transformasi Grand Hotel De Djokja di Yogyakarta yang bernilai sejarah tinggi, direncanakan terjadi pada tahun 2026. Hotel ini, yang pernah menjadi markas Jenderal Sudirman, ditargetkan menjadi ikon wisata baru dengan fokus pada pelestarian budaya Indonesia.
Dengan langkah-langkah ini, InJourney berkomitmen untuk tidak hanya mengembangkan bisnis mereka, tetapi juga berkontribusi dalam pelestarian warisan dan budaya Indonesia, sekaligus mengedepankan perkembangan sektor pariwisata yang berkelanjutan.