Site icon grilleonesixteen.com

Telkom Bidik Penyelesaian Spin-Off Bisnis Wholesale Fiber 2026

[original_title]

grilleonesixteen.com – PT Telkom Indonesia Persero Tbk (TLKM) mengumumkan rencana pemisahan (spin-off) bisnis dan aset wholesale fiber connectivity ke PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) yang ditargetkan selesai pada tahun 2026. Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya transformasi untuk membangun struktur yang lebih fokus dan tangkas. Total aset yang akan dipisahkan mencapai Rp90 triliun.

Persetujuan atas pemisahan ini diperoleh dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diadakan pada 12 Desember. Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menyatakan bahwa keputusan ini mendukung agenda jangka panjang perusahaan dalam mempercepat pembangunan ekosistem konektivitas digital di Indonesia.

InfraNexia diharapkan akan menjadi pendorong pertumbuhan baru dengan optimasi aset serta peningkatan kualitas layanan infrastruktur digital. Setelah fase pertama spin-off, InfraNexia diperkirakan akan mengelola lebih dari 50 persen infrastruktur jaringan fiber milik Telkom, yang mencakup berbagai segmen jaringan.

Kehadiran InfraNexia ditujukan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan membuka peluang baru, termasuk kerja sama jaringan dan kemitraan strategis. Telkom berkomitmen untuk mendukung agenda transformasi BUMN sesuai dengan kebijakan nasional dan upaya meningkatkan kontribusi bagi negara.

Dengan potensi pasar yang besar, InfraNexia diharapkan dapat menjadi penyedia infrastruktur konektivitas utama di Indonesia. Telkom menekankan bahwa transformasi ini dilaksanakan melalui empat pilar strategis dalam kebijakan TLKM 30, termasuk optimalisasi nilai dari portofolio infrastruktur digital. Transformasi ini juga mencakup peningkatan efisiensi modal, tata kelola, dan transisi menuju entitas strategic holding untuk keberlanjutan jangka panjang.

Exit mobile version