Site icon grilleonesixteen.com

PLTS Terapung Tembesi Jadi Contoh Pengembangan Energi Surya Di Batam.

[original_title]

grilleonesixteen.com – Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Tembesi di Batam, Kepulauan Riau, diyakini PLN Nusantara Renewables (NR) akan menjadi model bagi penggunaan waduk sebagai lokasi panel surya. Direktur Operasi PLN Nusantara Renewable, Kuswara, mengungkapkan bahwa ini merupakan PLTS terapung pertama di Batam dengan kapasitas terpasang mencapai 46 Megawatt peak (MWp), dan dianggap sebagai langkah inovatif dalam pengembangan energi terbarukan di daerah tersebut.

Kuswara menekankan bahwa Batam memiliki banyak waduk yang dapat dijadikan lokasi untuk proyek sejenis. Proyek PLTS Tembesi diharapkan tidak hanya beroperasi di Batam, namun dapat menghasilkan replikasi di berbagai daerah lainnya di Indonesia. Selain PLTS Tembesi, Indonesia juga memiliki tiga PLTS terapung lainnya yang berlokasi di Cirata, Karangkates, dan Saguling. Namun, saat ini hanya PLTS Cirata yang telah beroperasi.

Rencananya, PLTS Tembesi akan resmi beroperasi pada pertengahan tahun 2026, dengan target penyelesaian konstruksi untuk operasi komersial penuh di kisaran kuartal kedua hingga ketiga 2026. Tembesi akan menjadi proyek panel surya terapung terbesar kedua setelah PLTS Cirata. Selain memenuhi kebutuhan energi di Kepulauan Riau, proyek ini juga diharapkan menarik investasi asing, sehingga dapat meningkatkan perekonomian lokal.

Proyek ini diinisiasi sebagai bagian dari upaya strategis nasional untuk mendukung transisi energi bersih, dan diharapkan menjadi solusi berkelanjutan dalam mengatasi kebutuhan energi yang terus meningkat di Indonesia.

Exit mobile version