grilleonesixteen.com – PT Pertamina (Persero) mengumumkan bahwa 100 usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) telah siap berpartisipasi sebagai agregator dalam Pertamina Pertapreneur Aggregator (PAG) 2025. Program ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM melalui pembinaan lanjutan yang memungkinkan mereka berkolaborasi dan menjadi lebih mandiri serta berkelanjutan.
Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication Pertamina, menjelaskan bahwa para peserta akan mendapatkan pendampingan dari mentor untuk meningkatkan profesionalisme dalam pengelolaan usaha, yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi komunitas dan lingkungan. Baron menekankan pentingnya peran UMKM sebagai kekuatan ekonomi, yang tidak hanya mendorong pertumbuhan lokal, tetapi juga meningkatkan daya saing pada tingkat global.
Peserta PAG 2025 berasal dari berbagai sektor usaha, dengan dominasi sektor makanan dan minuman mencapai 45 persen, diikuti oleh fesyen dan kerajinan. Program ini akan berlangsung selama empat minggu, mencakup serangkaian kegiatan mulai dari evaluasi hingga bootcamp, dengan fokus pada pengembangan kemampuan branding, digital marketing, manajemen keuangan, serta peluang ekspor.
Setelah proses seleksi, sepuluh UMKM terbaik akan dipilih untuk melanjutkan ke tahap mentorship eksklusif selama enam bulan. Mereka akan mendapatkan akses ke pelatihan dan kesempatan untuk berpartisipasi dalam pasar internasional melalui platform seperti Alibaba dan Amazon.
Pertamina tetap berkomitmen untuk memberdayakan UMKM di seluruh Indonesia, mendukung terciptanya lapangan kerja yang berkualitas serta mendorong transformasi ekonomi produktif. Dengan pendekatan berkelanjutan, diharapkan UMKM dapat tumbuh menjadi entitas yang tangguh dan siap bersaing secara global.