Site icon grilleonesixteen.com

Menko PM dan Menko PMK Sepakati Dua Langkah Cegah Runtuhnya Ponpes

[original_title]

grilleonesixteen.com – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, sepakat untuk mengambil langkah preventif guna mencegah terulangnya insiden ambruknya pondok pesantren. Kesepakatan ini diambil setelah kejadian ambruknya salah satu bangunan di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, pada 29 September 2025.

Dalam pernyataannya, Cak Imin menggarisbawahi dua langkah penting. Pertama, pembangunan pesantren harus mengikuti standar teknik yang berlaku. Kedua, pesantren yang sedang dalam proses pembangunan perlu mendapatkan pendampingan teknis dari kementerian yang terkait, khususnya dalam hal infrastruktur. Ia menekankan pentingnya keterlibatan tenaga ahli dalam setiap proyek pembangunan pesantren untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan. “Gotong royong boleh, tetapi harus tetap berdasarkan kalkulasi teknik yang tepat,” ujarnya.

Terkait dengan insiden ambruknya bangunan di Sidoarjo, Cak Imin menyoroti pentingnya penanganan cepat bagi korban. Ia meminta agar langkah evakuasi untuk korban yang masih tertimbun di bawah reruntuhan segera dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). “Keluarga korban menginginkan evakuasi dilakukan secepat mungkin,” tuturnya.

Sebagai bentuk dukungan, pemerintah telah menyalurkan bantuan kepada keluarga korban dan terus memberikan pendampingan bagi para korban yang dirawat di rumah sakit. Dalam situasi ini, Cak Imin menunjukkan empati dan komitmen untuk meringankan beban yang dihadapi oleh para korban. langkah ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi semua pesantren di Indonesia.

Exit mobile version