Site icon grilleonesixteen.com

Majelis Masyayikh Komitmen Kembangkan Kemandirian Pesantren Melalui Asesmen Ma’had Aly.

[original_title]

grilleonesixteen.com – Majelis Masyayikh melaksanakan asesmen mutu pendidikan pesantren dalam upaya membangun kemandirian pondok pesantren. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 yang menegaskan peran strategis pesantren dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Asesmen tahap kedua ini berlangsung dari 13 hingga 30 Oktober 2025 dan mencakup 13 Ma’had Aly yang tersebar di 11 kota/kabupaten di empat provinsi, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan. Sebanyak 26 asesor terlibat dalam kegiatan ini untuk memastikan mutu pendidikan di pesantren.

Ketua Majelis Masyayikh, KH. Abdul Ghaffar Rozin, atau yang akrab disapa Gus Rozin, menekankan bahwa asesmen bukan sekadar memenuhi standar tetapi juga menumbuhkan kesadaran internal mengenai pentingnya budaya mutu. “Fokus utama asesmen Ma’had Aly adalah budaya mutu yang tumbuh dari dalam lembaga. Ini selaras dengan semangat kemandirian dan kekhasan pesantren,” ungkapnya.

Asesmen ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem pendidikan pesantren yang koperatif dan berkelanjutan, dengan penekanan tidak hanya pada penilaian capaian kompetensi tetapi juga pada proses pembelajaran, sarana prasarana, serta kontribusi ilmiah dan sosial yang merupakan bagian integral dari pengembangan mutu.

Direktur Pesantren Kementerian Agama, Basnang Said, juga menekankan pentingnya karakter dan nilai khas pesantren dalam penguatan mutu. Melalui asesmen ini, diharapkan setiap Ma’had Aly dapat menjaga jati diri sembari tetap beradaptasi dengan perubahan zaman.

Mudir Ma’had Aly Al-Tarmasi Pacitan, Ahmad Fauzan, menyatakan bahwa asesmen ini bukan sekadar formalitas, melainkan peluang untuk mendapatkan masukan konstruktif demi peningkatan kualitas. Harapan Majelis Masyayikh adalah terbentuknya budaya mutu yang berkelanjutan, memperkuat kualitas kelembagaan, dan mendukung pesantren sebagai pusat keilmuan Islam.

Exit mobile version