Site icon grilleonesixteen.com

IHSG Menguat Sembari Investor Menanti Kebijakan The Fed.

[original_title]

grilleonesixteen.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan penguatan pada Senin pagi, didorong oleh sikap pelaku pasar yang cenderung menunggu arah kebijakan suku bunga oleh The Fed. IHSG dibuka dengan kenaikan sebesar 74,83 poin atau 0,90 persen, mencapai posisi 8.346,55. Di sisi lain, indeks LQ45 yang mencakup 45 saham unggulan juga meningkat sebesar 9,36 poin atau 1,13 persen, menjadi 837,46.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, mengungkapkan bahwa IHSG berpotensi menguji level 8.250 hingga 8.200 selama pekan ini. Pada Rabu mendatang, perhatian pelaku pasar akan tertuju pada pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed, yang diharapkan dapat menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin, menjadi kisaran 3,75-4 persen. Selain itu, pelaku pasar juga mencermati keputusan suku bunga dari Europan Central Bank (ECB), Bank of Japan (BoJ), dan Bank of Canada.

Dari ranah internasional, pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Korea Selatan pada Kamis juga menjadi sorotan. Di balik itu semua, proses penutupan pemerintah Amerika Serikat (government shutdown) masih berlangsung dan berpotensi menjadi yang terlama dalam sejarahnya.

Di dalam negeri, laporan keuangan untuk kuartal III 2025 dari perusahaan-perusahaan yang terdaftar di BEI juga menjadi fokus perhatian. Sepekan sebelumnya, pasar saham di Eropa dan AS ditutup dengan penguatan yang signifikan, dengan indeks Dow Jones Industrial Average naik 1,01 persen. Sementara itu, bursa saham Asia pagi ini juga mencatatkan kenaikan, di mana indeks Nikkei menguat 2,21 persen.

Seiring dengan dinamika ini, pelaku pasar menunggu informasi lebih lanjut untuk merespons perubahan yang terjadi.

Exit mobile version