Site icon grilleonesixteen.com

IHSG Akhir Pekan Membukukan Penguatan Bersama Bursa Asia.

[original_title]

grilleonesixteen.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari Jumat sore mencatatkan penguatan, seiring dengan tren positif yang terlihat di bursa saham kawasan Asia. IHSG ditutup naik 47,22 poin atau sekitar 0,59 persen, sehingga mencapai angka 8.118,30. Indeks LQ45, yang mencakup 45 saham unggulan, juga menunjukkan peningkatan dengan kenaikan 1,90 poin atau 0,24 persen, berakhir di posisi 785,19.

Menurut Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS serta aksi korporasi dari sejumlah emiten menjadi faktor utama pendorong bagi IHSG. Dalam waktu dekat, pelaku pasar akan memperhatikan data cadangan devisa yang diperkirakan mengalami peningkatan, dari 150,7 miliar dolar AS pada Agustus menjadi 159 miliar dolar AS di bulan September. Selain itu, rilis Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) tampak optimis, dengan proyeksi kenaikan dari 117,2 poin menjadi 120 poin.

Dari segi data internasional, perhatian juga tertuju pada tingkat pengangguran Jepang yang meningkat menjadi 2,6 persen pada Agustus, melebihi ekspektasi pasar. Pelaku pasar bersiap menyambut pertemuan antara petinggi AS dan China yang dijadwalkan pada akhir Oktober 2025. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, mengungkapkan harapan adanya kemajuan dalam perundingan perdagangan di pertemuan tersebut.

IHSG terpantau stabil di zona hijau hingga penutupan; enam sektor mengalami penguatan, dipimpin sektor teknologi yang naik 3,24 persen. Sementara itu, frekuensi perdagangan saham mencapai 2.565.583 transaksi, dengan total 45,53 miliar lembar saham, dan nilai perdagangan sebesar Rp22,90 triliun. Di bursa Asia, indeks Nikkei dan Shanghai juga mencatat kenaikan, berkontribusi pada sentimen positif di pasar.

Exit mobile version