Site icon grilleonesixteen.com

Hamas Bersedia Serahkan Senjata Jika Israel Tinggalkan Gaza.

[original_title]

grilleonesixteen.com – Hamas mengungkapkan kesediaannya untuk menyerahkan senjata mereka di Jalur Gaza kepada otoritas Palestina dengan syarat militer Israel meninggalkan wilayah tersebut. Pernyataan ini disampaikan oleh Khalil al-Hayya, kepala negosiator dan pemimpin Hamas di Gaza, pada Minggu (7/12). Menurut Hayya, keberadaan senjata kelompok tersebut sangat terkait dengan situasi konflik yang melibatkan pendudukan Israel.

“Senjata kami tergantung pada keberadaan pendudukan dan agresi,” ujarnya, menegaskan bahwa jika pendudukan berakhir, senjata-senjata ini akan diserahkan kepada negara Palestina yang merdeka dan berdaulat. Harapan tersebut muncul setelah gencatan senjata yang berlaku sejak 10 Oktober, meskipun laporan dari otoritas kesehatan Gaza menunjukkan lebih dari 360 warga Palestina tewas akibat serangan sporadis Israel.

Hayya juga menandaskan bahwa mereka membuka kemungkinan untuk menerima pasukan penjaga perdamaian PBB di Gaza, asalkan tugas mereka terbatas pada pemantauan perbatasan dan memastikan gencatan senjata dijalankan. “Kami menerima pengerahan pasukan PBB sebagai pasukan pemisah,” tambahnya.

Namun, dia menolak keras jika pasukan internasional tersebut ditugaskan untuk melucuti senjata kelompok Hamas. Kontrol atas senjata akan dipertimbangkan lebih lanjut jika situasi di Gaza berangsur aman, dengan fokus pada pengakhiran kehadiran militer Israel. Pernyataan ini menggarisbawahi dinamika kompleks yang masih mempengaruhi kawasan, di mana harapan akan perdamaian bertemu dengan realitas konflik yang berkepanjangan.

Exit mobile version