Site icon grilleonesixteen.com

BPH Migas: Rekomendasi BBM Mempermudah Akses Nelayan Teluk Bayur

[original_title]

grilleonesixteen.com – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengumumkan bahwa penggunaan surat rekomendasi untuk pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi sangat membantu nelayan di Teluk Bayur, Padang, Sumatera Barat. Surat rekomendasi tersebut bertujuan untuk memastikan distribusi BBM tepat sasaran kepada nelayan yang berhak, sehingga proses pengambilan BBM bisa dilakukan dengan tertib.

Seorang nelayan, Azwin, menyatakan terima kasih kepada pemerintah, khususnya Presiden dan Menteri Pertahanan Prabowo, yang telah memfasilitasi kebutuhan BBM subsidi. Dia merasa sangat terbantu oleh keberadaan surat rekomendasi ini, yang dinilai efektif memenuhi kebutuhan para nelayan kecil.

Demikian juga Ketua Usaha Bersama Bagan Setra Abadi, Erwin BL, yang mengungkapkan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap kebutuhan nelayan, mengatakan bahwa penyediaan BBM subsidi sangat menunjang keberlangsungan usaha mereka. Nelayan Jasrizal menegaskan komitmennya untuk menggunakan BBM subsidi sesuai dengan peruntukannya.

Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, menjelaskan pentingnya kolaborasi antara BPH Migas, nelayan, dan badan usaha agar BBM subsidi tidak disalahgunakan. Dia menegaskan bahwa setiap nelayan harus mendapatkan BBM subsidi sesuai dengan kebutuhannya dan regulasi yang ada, dengan pengambilan dilakukan di SPBU terdekat yang berjarak sekitar tiga kilometer.

Kebutuhan BBM subsidi untuk satu periode melaut adalah antara 600 hingga 1.200 liter, yang diambil menggunakan surat kuasa jika nelayan tidak bisa hadir. Wahyudi berharap, dengan adanya surat rekomendasi, distribusi BBM subsidi akan lebih tepat sasaran sehingga dapat meningkatkan produktivitas nelayan dan perekonomian lokal.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi, dan diharapkan dapat mendukung generasi muda dalam memiliki pola hidup yang sehat melalui konsumsi ikan, demi pembangunan bangsa yang lebih baik.

Exit mobile version